Kumpul Liburan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Saya ingat pesan kedua almarhum orangtua kami, agar menjaga silaturahmi. Kami, tujuh orang anak-anak mereka berusaha untuk tetap menjalin hubungan persaudaraan ini, walaupun tidak tinggal di satu kota.
Mungkin memang saya termasuk orang yang beruntung, seperti ucapan beberapa orang teman dan kenalan dari Indonesia. Mereka mengatakan sering merasa kesepian, rindu ingin pulang ke Indonesia karena keluarga besar berada di sana.
Jika kebetulan kami bertiga tidak punya rencana lain, sering masa liburan kami lewati bersama. Di rumah siapa kami akan berkumpul, akan disepakati bersama. Tidak harus bergiliran mengundang, tidak juga berlaku adik harus mengunjungi kakak, atau sebaliknya.
Kami bertiga memiliki pasangan dari budaya yang berbeda. Jadi, kebiasaan tiga budaya ini harus kami satukan, kemudian dipilih yang paling baik untuk semua.
Pada saat musim dingin seperti sekarang ini memang lebih nyaman berada di dalam rumah saja. Menikmati hangatnya suasana rumah dengan bercengkerama, makan (ini keharusan), dan terkadang masak bersama. Kami berusaha untuk tidak menghabiskan waktu terlalu lama di dapur, karena sayang sekali jika liburan pun harus repot dengan urusan masak-memasak.
Jika ada saudara yang akan datang, biasanya saya menyiapkan beberapa jenis masakan yang bisa saya bekukan. Makanan seperti rendang, bakso, sambal, dan bumbu masakan bisa dibekukan. Makanan beku ini bisa dikeluarkan kapan saja saat diperlukan. Kuliner setempat juga bisa dipilih yang tidak rumit. Ingin lebih gampang, bisa sesekali mampir ke restoran.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar